Mengenal Perangkat Kejut Jantung Otomatis (AED)

aed adalah

AED Defibrillator adalah satu alat yang medis yang memeiliki peranan penting. Bahkan di negara – negara maju alat ini terpasang di tempat – tempat umum yang sering dikunjungi orang banyak. Tidak hanya itu, di hotel, perusahaan besar, resort, tempat wisata dan tempat lainya juga terdapat alat AED. Lalu sebenarnya apa itu AED ? Berikut ini sedikit ulasannya.

Pengertian AED Defibrillator

AED merupakan singkatan dari Automatic External Defibrillator. Yang menjadi point penting di sini adalah kata defibrillator. AED adalah salah satu jenis alat Defibrillator yang bekerja secara otomatis. Bentuknya pun lebih portable daripada perangkat defibrillator manual atau defib monitor.

Ya, Defibrillator merupakan alat medis yang digunakan untuk menolong korban serangan jantung mendadak yang mengalami henti nafas dan henti detak jantung dan atau jantung berdetak sangat kencang dan tidak beraturan. Alat ini berkeja dengan cara memberikan kejutan listrik dengan jumlah tertentu untuk mengejutkan jantung sehingga berhenti sejenak dan kemudian kan memulai detaknya dengan normal.

Nah, sekarang kita bisa mengetahui betapa pentingnya alat tersebut. Ya, bila kita memberikan bantuan dengan cepat kepada seseorang yang mengalami hal itu, kemungkinan besar akan dapat tertolong. Itulah sebabnya, alat AED disediakan di banyak tempat seperti alat pemadam api yang sering kita lihat di berbagai tempat.

Bagian – Bagian AED Defibrillator

Seperti apa bentuk dan komponen alat AED itu ? Gambar di bawah ini merupakan salah satu contoh alat AED. Tepatnya AED Zoll Plus.

aed adalah

Ada banyak sekali tipe, model dan merk AED di pasaran, sekilas terlihat berbeda namun pada dasarnya mereka memiliki fitur dan fungsi yang sama yaitu sebagai alat kejut jantung.

Apabila kita lihat pada gambar, alat AED terdiri dari perangkat atau unit atau mesin AED itu sendiri, kemudian ada Elektroda Pads lengkap dengan kabel yang terhubung pada unit tersebut.

Cara AED Defibrillator Bekerja

Di dalam Perangkat AED, terdapat banyak sekali modul rangkaian yang telah diprogram dan disiapkan untuk dapat menjalankan fungsinya dengan benar. Cara kerjanya adalah ketika elektroda pads ditempelkan pada korban, maka secara otomatis AED akan menganalisa irama jantung. Apabila ditemukan bahwa kondisi ini harus dilakukan kejutan, maka AED akan menginformasikan pada pengguna untuk menekan tombol “Kejut”.

Apabila proses penanganan korban serangan jantung atau kecelakaan tidak tertunda kemungkinan besar korban yang mengalami henti jantung dapat tertolong dengan menggunakan alat AED yang digunakan secara benar. Sekian, semoga bisa bermanfaat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *