Karakteristik Pembelajaran

Pembelajaran merupakan salah satu sistem dimana Seorang guru berperan sebagai pengajar untuk memberikan materi yakni berupa kepada muridnya. Karakteristik pembelajaran pada setiap suatu pendidikan sangat berkaitan dengan standar kompetensi lulusan dan juga standar isi, standar kompetensi lulusan ini akan memberikan kerangka konseptual tentang bagaimana sasaran pendidikan pembelajaran yang seharusnya dicapai oleh para siswa, dengan standar emisi memberikan kerangka konseptual tentang Bagaimana sistem pembelajaran yang akan dilakukan dan kompetensi serta ruang lingkup materi yang akan diajarkan. Sesuai dengan standar kompetensi lulusan dari sistem pendidikan sasaran pembelajaran ini mencakup pengembangan pada ranah sikap siswa, pengetahuan siswa, dan keterampilan yang dimiliki oleh siswa.

Karakteristik Pembelajaran

Menurut Wina Sanjaya, terdapat tiga karakteristik penting pembelajaran tersebut, yaitu:

  1. Pembelajaran berarti membelajarkan siswa

Pembelajaran memiliki tujuan utama yakni membelajarkan siswa, maka dari itu kriteria keberhasilan proses pembelajaran tidak diukur dari seberapa siswa telah menguasai materi tetapi diukur dari sejauh mana siswa telah melakukan proses pembelajaran. Dengan ini para guru tidak lagi berperan sebagai sumber belajar akan tetapi berperan sebagai pembimbing yang akan memfasilitasi para siswa agar mereka mau untuk belajar. Pembelajaran jenis ini disebut dengan pembelajaran berpusat pada siswa atau student oriented.

  1. Proses pembelajaran berlangsung di mana saja

Karakteristik pembelajaran berorientasi pada siswa yakni proses pembelajaran itu bisa terjadi di mana saja, proses pembelajaran tidak hanya terjadi di kelas dan dilakukan secara tatap muka oleh guru dan juga siswa, karena sistem pembelajaran juga dapat dilakukan secara online, para siswa dapat memanfaatkan berbagai tempat yang dapat digunakan sebagai media untuk belajar dengan kebutuhan dan sifat materi yang sama dengan yang diajarkan. Atau para siswa juga dapat belajar secara langsung dengan melihat apa mempraktekkan hal yang sedang mereka pelajari.

  1. Pembelajaran berorientasi pada pencapaian tujuan

Tujuan dari pembelajaran bukanlah menguasai materi akan tetapi proses pembelajaran ini dapat mengubah tingkah laku siswa untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu penguasaan materi bukanlah akhir dari proses pembelajaran akan tetapi hanya bagian dari tujuan untuk membentuk karakter siswa. Ini berarti materi yang diajarkan diharapkan dapat dikuasai oleh para siswa yang tingginya dapat membentuk pola perilaku yang baik dari para siswanya.

Karakteristik pembelajaran ini sendiri disebut dengan karakteristik kompetensi yang harus dimiliki oleh para siswa. Sistem Pengembangan SDM yang dilakukan pada suatu tingkat akan memperhatikan perkembangan dari peserta didiknya, ini berarti sistem pembelajaran yang diterapkan pada tingkat Sekolah Dasar berbeda dengan sistem pembelajaran yang diterapkan pada Sekolah Menengah Pertama dan juga Sekolah Menengah Atas. Demikian artikel tentang karakteristik pembelajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *