Mengetahui Filosofi Rumah Adat Maluku Utara

senapananginpedia.com

Mengetahui Filosofi Rumah Adat Maluku Utara

Menjadi satu diantaranya Propinsi termuda dari 33 Propinsi di Indonesia, Maluku Utara resmi terbentuk pada tanggal 4 Oktober 1999, lewat UU RI Nomer 46 Tahun 1999 serta UU RI Nomor 6 Tahun 2003. Sebelum resmi jadi satu propinsi, Maluku Utara adalah sisi dari Propinsi Maluku, yakni Kabupaten Maluku Utara.

Pada awal keputusannya, Propinsi Maluku Utara beribukotakan di Ternate yang berada di kaki Gunung Gamalama, selama 11 tahun. Persisnya sampai dengan 4 Agustus 2010, sesudah 11 tahun waktu perubahan serta persiapan infrastruktur, ibukota Propinsi Maluku Utara dipindahkan ke Kota Sofifi yang terdapat di Pulau Halmahera yang disebut pulau terbesarnya.

Dan pada kesempatan kali ini kami akan membahas filosofi dan fungsi rumah adat sasadu yang menjadi rumah adat dari provinsi maluku utara.

Filosofi

Rumah klasik adat sasadu menggambarkan watak suku Sahu yang terbuka serta ramah. Bangunan yang tiada pintu ialah isyarat jika siapa saja bisa masuk ke dalamnya baik itu penduduk asli ataupun suku pendatang akan di terima dengan tangan terbuka. Ini pula menunjukkan tidak ada desakan dalam berkomunikasi antarsesama.

senapananginpedia.com

Semua berjalan dengan alami serta suka-rela. Sasadu buat penduduk suku sahu adalah bentuk penghargaan buat kaum hawa. Itu sebab di ruangannya ada dua buah meja, satu meja khusus untuk wanita dibagian depan serta satu meja lagi untuk lelaki dibagian belakang. Tempatkan meja wanita di depan menunjukkan arti jika buat suku Sahu wanita akan diprioritaskan serta lelaki selalu melindunginya dari belakang.

Manfaat

Menurut penulusuran oleh senapananginpedia.com rumah adat sasadu mempunyai banyak manfaat. Tidak hanya menjadi ruangan pertemuan serta tempat terima tamu, pun untuk rayakan pesta adat yang bisa berjalan sampai tujuh hari tujuh malam. Pesta itu umumnya untuk rayakan perkawinan serta kelahiran. Di depan rumah adat berikut umumnya diselenggarakan acara makan dengan memainkan tarian adat tradisional. Berkunjunglah ke Jailolo serta tujukan langkah Anda dengan semangat untuk berjumpa suku Sahu yang ramah. Mereka akan menceritakan mengenai budaya serta kekhasan rumah klasik adat ini. Rumah sasadu yang ditempati suku sahu bisa Anda temui di Desa Gamtala, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat. Disana berjejer rumah adat sasadu pada suatu lapangan yang luas. lezziesonx.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *